Lowongan Kerja Terbaru

Lowongan Kerja Terbaru 2016, Info Loker Terbaru dan Terupdate, Lowongan Kerja Teranyar untuk SMA/K, D3, S1

Lima Hal yang Perlu Dihindari dalam Menulis Surat Lamaran


Ingin cepat diterima kerja di perusahaan impian? Buatlah perekrut 'jatuh cinta' kepada Anda bahkan sebelum bertatap muka. Caranya dengan memberikan surat lamaran dan CV yang menarik serta tanpa cacat.


CV dan surat lamaran tentu saja merupakan hal yang sangat menentukan diterima tidaknya seorang pelamar. Sehingga Anda harus menghindari adanya kesalahan dan jangan sampai hanya asal buat. Agar lamaran membuat perekut tertarik untuk memilih Anda sebagai calon karyawan, simaklah lima kesalahan yang perlu dihindari saat menulisnya seperti yang dikutip dari BBC ini:

1. Copy Paste
Hati-hati bagi Anda yang sering mencari 'inspirasi' surat lamaran melalui internet. Hindari terlalu mengikuti kata-kata referensi surat lamaran online karena bisa jadi perekrut mengetahui bahwa itu saduran. Sebaiknya jangan pula menggunakan kalimat atau istilah yang terlalu tinggi yang sebenarnya tidak Anda mengerti. Dalam surat lamaran, yang paling penting adalah surat tersebut menggambarkan kemampuan dan pengalaman Anda yang bisa berguna bagi perusahaan incaran.

2. Lupa Cantumkan Surat Lamaran
Tak sedikit perekrut yang hanya meminta CV tanpa surat lamaran. Namun menurut Ed Zitron, seorang PR yang sering melakukan perekrutan, perekut tetap mengharap sebuah surat lamaran. Kebanyakan dari mereka juga tidak mencantumkan nama serta jabatan perekrut yang telah dicantumkan. Ia pun menyarankan agar pelamar jangan pernah menulis surat yang standar. Berilah sedikit penjelasan tentang diri Anda dan yakinkan jika karakteristik Anda itu cocok mengisi posisi tersebut.

3. Jaga Image
Terkadang seseorang sangat mendambakan bekerja di suatu perusahaan sehingga Ia selalu mengajukan lamaran setiap ada lowongan dibuka. Menurut pelatih karir, Irene McConnell, sebaiknya hindari berlaku seperti itu. Jangan berpikir jika para perekrut tidak akan ingat lamaran-lamaran Anda sebelumnya, apalagi jika Anda tidak merombaknya.

"Kalau reputasi Anda sudah rusak di mata perekrut, akan lebih susah Anda diterima meskipun lamarannya bagus," ungkap Irene.

4. Foto Terlalu Kasual
Kecuali Anda ingin melamar sebagai model, umumnya foto sifatnya hanya sebagai pelengkap bukan syarat utama. Jadi, tak perlu mengirim foto banyak-banyak. Jika ingin memamerkan gambar diri yang sedang mekakukan kegiatan positif demi menunjukkan pengalaman kerja, masukkan saja ke dalam sebuah blog. Kemudian cantumkan linknya pada CV.

5. Menyepelekan Aturan
Jika sebuah iklan lowongan kerja memberikan sejumlah syarat ikuti saja meski tak ada aturan tegas untuk tidak melanggarnya. Misalnya jika pada lowongan tertulis untuk mengirimkan foto formal, jangan mengirim gambar diri dengan pose atau busana yang kasual.

Hal tersebut juga disarankan oleh pengusaha Emily Larusch yang mengatakan jika surat lamaran adalah wadah 'unjuk diri' para pelamar. Jadi jangan mengecewakan dengan melanggar aturan yang sebenarnya sepele untuk dipenuhi. "Saya tak bisa mengambil risiko untuk memilih seseorang yang tidak bisa mengikuti instruksi pertama yang saya berikan," ujar Emily.


Share this Career :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Lima Hal yang Perlu Dihindari dalam Menulis Surat Lamaran"